Can We be Selfish for the Sake of Ourself?

by - August 31, 2017

Draft 23 Agustus 2017

Malem-malem setelah ngerjain tugas dengan hati yang masih menyimpan sedikit amarah dan kesel tapi alhamdulillah udah sedikit redah setelah sholat dan mengisi fikiran dengan hal-hal positif. Aku pengen random talk aja. Biar bisa ngeluarin isi hati sekalian sharing juga. Sebenernya rencana dari potingan minggu ini bukan mengenai ini, tapi yasudahlah.

Dengan masalah yang mungkin kebanyakan orang dianggap remeh tapi menurut aku ini cukup besar banget, aku keinget adegan di salah satu drama korea yang judulnya Cheese in The Trap. Disitu Hong Soul sebagai anak kuliah dipilihkan anggota kelompok oleh dosennya untuk membuat sebuah presentasi. Malangnya Hong Soul yang pintar harus satu kelompok dengan 2 kakak senionya Kim Sang Cheol dan Da Young dan 1 cewek yang sederajat dengannya Son Min Soo. Hong Soul yang ditunjuk sebagai ketua kelompok merasa fine saja.



Dimulai dengan Hong Soul yang mengadakan kerja kelompok dengan mereka tetapi Kim Sang Cheol tidak mendengarkan apa yang sudah dijelaskan oleh Hong Soul karena Sang Cheol terlalu mabuk untuk memperhatikan. Malamnya, Sang Cheol mengirim pesan bahwa diskusinya harus ditunda karena dia sedang sibuk, lalu Min Soo yang tidak tau apa itu Text-Wrapping dan cara menggunakannya. Hong Soul kesal karena dia tidak bisa mengandalkan mereka dan harus mengerjakan tugas kelompok itu sendirian padahal dia ingin belajar untuk ujian.

Esoknya, saat waktu diskusi kerja kelompok lagi, tidak ada satupun anggota yang datang. Ternyata Min Soo ketiduran, Sang Cheol berpesta dan Da Young ada urusan mendadak. Awalnya Hong Soul berusaha untuk tidak peduli juga, karena itu kan tugas kelompok, jadi ya mereka bisa "mati" bersama tapi demi menjaga nilainya tidak turun karena takut beasiswa akan dicabut, Hong Soul membuat tugas itu sendirian hingga pagi hari. Dia hanya menyisakan 1 jam untuk tidur sebelum kuliah.

Saat hari presentasi, semua anggota minta maaf. Min Soo dengan alasan laptop rusak, Da Young yang sakit tetapi dia bisa membuat tugas individunya dan Sang Cheol yang merasa mual. Semua kelompok menampilkan hasil yang bagus. Saat tiba kelompoknya, Min Soo memaparkan tugas mereka yang dibuat oleh Hong Soul dengan tergagap dan terus berpacu pada printout yang dia pegang. Dosen itupun curiga bahwa hasil presentasi mereka dibuat oleh satu orang saja. Alhasil, kelompok mereka mendapat nilai D!

Dari cerita itu gimana sih kalian nanggepinya? Pernah ga kalian ngalamin hal yang hampir sama? Dari sisi aku sendiri gimana ya, kalau aku jadi Hong Soul, aku bisa apa. Anggotanya dipilih sama dosen, so dia bisa buat apa. Seharusnya kalau Hong Soul bisa tegas ya tinggal hapus aja nama anggota yang gak kerja. Aku sendiri sering banget pengen ngelakuin hal yang sama kayak gitu tapi ... aku masih punya hati.

Kita sebagai orang yang 'peduli' dengan nilai ya sah aja kan ngelakuin hal gitu? bukan maksud buat serakah atau gimana. Tapi kalau hanya karena anggota yang ga kerja dan ga peduli ngehalangin jalan kita kan resek. Pengen berkata kasar.

$%@#%#^$@

Saran buat kalian yang pernah berada di posisi seperti Hong Soul, banyak sabar aja, banyak tarik napas, ambil positifnya aja. Toh ilmunya kita yang dapet. Yang rugi mereka sendiri. Jadi egois buat kebaikan kita sendiri ga masalah kan?

Itu posisi kalau anggota kelompok udah ditentuin. Kalau dari sisi kalian bisa milih anggota kelompok sendiri gimana? Aku ga munafik, aku bakal milih anggota yang bisa diajak kerja sama. Keselnya itu entar ada aja orang yang ngerasa rendah diri. Ngerasa dirinya ga cukup pintar untuk dipilih orang, dan bakal ngejelek-jelekin kita. Pengen berkata kasar.

@#$%&$^#%@$

Ya seharusnya orang itu mengoreksi diri sendiri. Kenapa mereka ga kepilih? kenapa aku ga direbutin orang buat dipilih jadi anggota kelompok? nah seharusnya itu jadi pelajaran mereka. Bukannya ngelempar kata-kata ke kita yang ga salah apa-apa dong.

Jadi tanyakan ke diri sendiri dulu baru tanya ke orang lain.

Ahhh postingan ini berasa ga ada manfaatnya.  :(

You May Also Like

0 Comments